M
MOTA KELOLA PANDU
Provinsi Gorontalo

Rencana Aksi Perubahan

Model Tata Kelola Pembinaan Kelembagaan Posyandu "MOTA KELOLA PANDU"

A. Jangka Pendek

Target Waktu: s.d. 2 Bulan (Agustus – Oktober 2026)

1 Terbangunnya Komitmen dan Tata Kelola Aksi Perubahan

Waktu: Minggu I–II

Sasaran

Memastikan dukungan pimpinan, mentor, stakeholder dan tim pelaksana terhadap pengembangan "MOTA KELOLA PANDU"

Kegiatan

  • 1.1. Konsultasi dan koordinasi dengan Mentor terkait arah dan strategi aksi perubahan.
  • 1.2. Presentasi dan penyamaan persepsi dengan pimpinan/unit kerja.
  • 1.3. Identifikasi dan pemetaan stakeholder internal dan eksternal.
  • 1.4. Pembentukan Tim Efektif/Tim Kerja Aksi Perubahan.
  • 1.5. Penyusunan pembagian tugas dan tanggung jawab Tim Efektif.
  • 1.6. Penyusunan rencana kerja dan jadwal pelaksanaan aksi perubahan.

Output

  • Surat/nota dukungan pimpinan.
  • Terbentuknya Tim Efektif.
  • Terbentuknya Tim Efektif.
  • SK/Surat Tugas Tim Efektif.
  • Rencana kerja dan jadwal pelaksanaan.

2 Sinkronisasi Instrumen Usulan Bersama Pemda & OPD 6 Bidang SPM

Waktu: Minggu IV–VI

Sasaran

Tervalidasinya instrumen pertanyaan usulan kegiatan dengan OPD 6 bidang SPM (di Kab. Bone Bolango sebagai Pilot Projecting).

Kegiatan

  • 2.1. Koordinasi teknis dengan OPD 6 bidang SPM.
  • 2.2. Penjelasan Teknis Maksud dan Tujuan Penyusunan Instrumen Usulan Kegiatan yang akan diisi Masyarakat.
  • 2.3. Sharing konsep dan draft instrumen usulan kegiatan.
  • 2.4. Usulan kegiatan bidang Kesehatan, Pendidikan, PU, PR, Trantibumlinmas dan Sosial.
  • 2.5. Penetapan usulan kegiatan pembinaan dan tindak lanjut hasil monitoring.
  • 2.6. Integrasi data dengan "MOTA KELOLA PANDU" yang sudah ditetapkan bersama.

Output

  • Draft Instrumen Usulan kegiatan.
  • Instrumen Hasil kesepakatan OPD 6 bidang SPM.

3 Terujinya Instrumen Usulan Kegiatan di Posyandu

Waktu: Minggu VI–VII

Sasaran

Memastikan sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna dan indikator yang telah ditetapkan di salah satu desa di Kab. Bone Bolango.

Kegiatan

  • 3.1. Uji coba instrumen usulan kegiatan di salah satu desa.
  • 3.2. Uji validitas data dan pelaporan oleh sekdes.
  • 3.3. Uji sinkronisasi usulan dengan program OPD.
  • 3.4. Identifikasi kendala dan kebutuhan penyempurnaan.
  • 3.5. Penyempurnaan sistem berdasarkan hasil uji coba.
  • 3.6. Penyusunan panduan MOTA KELOLA PANDU.

Output

  • Hasil uji coba.
  • Instrumen yg telah disempurnakan.
  • Panduan penggunaan.
  • Berita acara hasil uji coba.

4 Terwujudnya Model Tata Kelola Pembinaan Kelembagaan Posyandu

Waktu: Minggu VII–VIII

Sasaran

Membuktikan manfaat MOTA KELOLA PANDU melalui implementasi awal pada lokus yang ditetapkan dan seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Kegiatan

  • 4.1. Sosialisasi MOTA KELOLA PANDU kepada OPD dan Desa.
  • 4.2. Orientasi/pelatihan pengguna.
  • 4.3. Penetapan lokus Posyandu pilot.
  • 4.4. Input dan pemutakhiran data awal.
  • 4.5. Pelaksanaan monitoring transformasi Posyandu berbasis 6 SPM.
  • 4.6. Penyusunan hasil analisis dashboard.
  • 4.7. Penyampaian rekomendasi pembinaan berdasarkan hasil monitoring.
  • 4.8. Evaluasi pelaksanaan quick win.

Output

  • MOTA KELOLA PANDU terimplementasi pada lokus pilot.
  • Data awal Posyandu tersedia.
  • Dashboard monitoring aktif.
  • Laporan hasil implementasi awal & Rekomendasi.

B. Jangka Menengah

Target Waktu: > 6 Bulan s.d. 1 Tahun

6 Perluasan Implementasi MOTA KELOLA PANDU

Waktu: Bulan ke-7 s.d. ke-9

Sasaran

Memperluas pemanfaatan MOTA KELOLA PANDU dari lokus pilot menuju seluruh wilayah/lokus prioritas.

Kegiatan

  • 6.1. Evaluasi hasil implementasi pilot.
  • 6.2. Penyempurnaan sistem berdasarkan feedback pengguna.
  • 6.3. Perluasan implementasi ke kabupaten/kota.
  • 6.4. Pendampingan operator/pengelola data.
  • 6.5. Pemutakhiran data Posyandu secara berkala.
  • 6.6. Monitoring tingkat kepatuhan dan pemanfaatan sistem.

Output

  • MOTA KELOLA PANDU digunakan pada lebih banyak lokus.
  • Data Posyandu terintegrasi.
  • Laporan monitoring penggunaan sistem.

7 Dashboard Sebagai Instrumen Pembinaan Berbasis Bukti

Waktu: Bulan ke-9 s.d. ke-10

Sasaran

Menjadikan dashboard sebagai instrumen pembinaan dan monitoring berbasis bukti (bukti empiris hasil pengisian).

Kegiatan

  • 7.1. Analisis capaian 6 SPM melalui evaluasi Sekretariat Posyandu dan OPD.
  • 7.2. Identifikasi Posyandu berdasarkan tingkat capaian/kinerja.
  • 7.3. Penyusunan prioritas pembinaan.
  • 7.4. Pelaksanaan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi Sekretariat Posyandu dan OPD.
  • 7.5. Pemantauan tindak lanjut hasil pembinaan.
  • 7.6. Penyusunan laporan evaluasi berkala.

Output

  • Profil kinerja Posyandu.
  • Peta/prioritas pembinaan.
  • Laporan monitoring dan evaluasi.
  • Rekomendasi tindak lanjut.

8 Integrasi Usulan Posyandu Dalam Pengambilan Keputusan

Waktu: Bulan ke-10 s.d. ke-12

Sasaran

Menjadikan data evaluasi Sekretariat Posyandu dan OPD sebagai sumber informasi bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan dan intervensi.

Kegiatan

  • 8.1. Penyusunan analisis tren capaian Posyandu.
  • 8.2. Penyusunan executive capaian/informasi strategis.
  • 8.3. Penyusunan policy brief/rekomendasi kebijakan.
  • 8.4. Penyampaian hasil analisis kepada pimpinan.
  • 8.5. Pemanfaatan data sebagai bahan rapat evaluasi dan perencanaan program.

Output

  • Executive dashboard.
  • Policy brief.
  • Rekomendasi kebijakan.

C. Jangka Panjang

Target Waktu: > 1 Tahun s.d. 2 Tahun (Tahun ke-2)

9 Terlembaganya Usulan Masyarakat Sebagai Sistem Pembinaan Posyandu

Waktu: Tahun ke-2

Sasaran

Menjamin keberlanjutan dan legitimasi MOTA KELOLA PANDU sebagai instrumen pembinaan Posyandu.

Kegiatan

  • 9.1. Evaluasi menyeluruh implementasi MOTA KELOLA PANDU.
  • 9.2. Penyusunan regulasi/pedoman pemanfaatan MOTA KELOLA PANDU.
  • 9.3. Penyusunan SOP pembinaan, monitoring dan evaluasi berbasis dashboard.
  • 9.4. Integrasi MOTA KELOLA PANDU dalam mekanisme kerja perangkat daerah.
  • 9.5. Penguatan kapasitas SDM pengelola sistem.

Output

  • Pedoman/SOP MOTA KELOLA PANDU.
  • Regulasi/keputusan terkait pemanfaatan sistem.

10 Terwujudnya Integrasi Data Posyandu Sebagai Basis Kebijakan

Waktu: Tahun ke-2

Sasaran

Mewujudkan ekosistem data Posyandu yang berkelanjutan, terintegrasi dan mendukung perencanaan pembangunan.

Kegiatan

  • 10.1. Pengembangan integrasi data dengan sistem informasi terkait.
  • 10.2. Pemutakhiran dan standardisasi data secara berkelanjutan.
  • 10.3. Pengembangan analitik tren dan capaian Posyandu.
  • 10.4. Pemanfaatan data untuk perencanaan program dan penganggaran.
  • 10.5. Pengembangan rekomendasi intervensi berbasis data.

Output

  • Database Posyandu terintegrasi.
  • Analisis tren kinerja Posyandu.
  • Rekomendasi program berbasis data.

11 Terwujudnya Hasil Usulan Masyarakat Berbasis Data Online

Waktu: Tahun ke-2

Sasaran

Menjadikan MOTA KELOLA PANDU sebagai instrumen strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam pembinaan, monitoring, evaluasi dan perumusan kebijakan Posyandu melalui ketersediaan data berbasis online.

Kegiatan

  • 11.1. Evaluasi dampak pemanfaatan MOTA KELOLA PANDU terhadap kualitas pembinaan.
  • 11.2. Pengukuran peningkatan kualitas monitoring dan evaluasi.
  • 11.3. Dokumentasi praktik baik dan inovasi.
  • 11.4. Replikasi dan pengembangan fitur berdasarkan kebutuhan organisasi.
  • 11.5. Pemanfaatan hasil analisis sebagai bahan perumusan kebijakan.
  • 11.6. Pengembangan keberlanjutan dan inovasi MOTA KELOLA PANDU.

Output

  • Laporan evaluasi dampak & Praktik Baik.
  • MOTA KELOLA PANDU berkelanjutan.